Kamis, 08 Oktober 2015

PENGANTAR STATISTIKA



MAKALAH
TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI




Disusun oleh:
Nama                     : Ariq Naufal IK Putra
NPM                     : 21114638
Kelas                     : 1KB05


FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015





BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Secara etimologis kata statistic berasal dari kata status (bahasa latin) yang mempunyai persamaan arti dengan kata state (bahasa inggris) atau kata staat (bahasa belanda), dan yang dalam bahasa indonesia diterjemahkan menjadi negara. Pada mulanya, kata statistic diartikan sebagai kumpulan bahan keterangan (data), baik yang berwujud angka (data kuantitatif) maupun yang tidak berwujud angka (data kualitatif), yang mempunyai arti penting dan kegunaan yang besar bagi suatu Negara.
Mata kuliah statistika bagi mahasiswa sangat diperlukan terutama ketika seorang mahasiswa harus mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menginterprestasikan data untuk pembuatan skripsi, thesis atau disertasi. Dalam hal ini pengetahuan statistik dipakai dalam menyusun metodologi penelitian.

1.2. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian Tabel Distribusi Frekuensi?
2. Cara membuat Tabel Distribusi Frekuensi?

1.3. Tujuan
1. Mengetahui arti Tabel Distribusi Frekuensi
2. Mengetahui cara membuat Tabel Distribusi Frekuensi

BAB II
TEORI DASAR

2.1. Pengertian Tabel Distribusi Frekuensi
Data yang telah diperoleh dari suatu penelitian yang masih berupa data acak yang dapat dibuat menjadi data yang berkelompok, yaitu data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu. Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar (Hasan, 2001).

2.2. Tabel Frekuensi Kelas
Table frekuensi kelas adalah kelompok nilai data  atau variable dari suatu data acak.Table frekuensikelasterdiridari “Interval Kelas” dan “FrekuensiKelas”.
Interval kelas adalah selang yang memisahkan kelas yang satu dengan kelas yang lain.
Frekuensi Kelas adalah banyaknya data yang termasuk kedalam kelas tertentu dari data acak.

      2.3. Tabel Frekuensi Relatif
Berisikan nilai-nilai hasil baginatara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan.Distribusi frekuensi relative menyatakan proporsi data yang berada pada suatu kelas interval, frekuensi relatif kelas didapatkan dengan cara membagi frekuensi dengan total data yang ada dari pengamatan observasi.

      2.4. Tabel Frekuensi Kumulatif
Berisikan frekuensi yang dijumlahkan.Frekuensi kumulatif memiliki kurva yang disebut, ada 2 macam distribusi frekuensi kumulatif yaitu “kumulatif kurang dari” dan “kumulatif lebih dari”.

BAB III
PEMBAHASAN


3.1. Data
Nilai Ujian Mata Kuliah Matematika :
80        75        40        72        100      78        95        62        79        56
54        90        74        88        71        85        74        66        71        55
74        50        52        65        70        89        72        45        53        90

      3.2. Tabel Distribusi Frekuensi Kelas
      3.3. Tabel Distibusi Frekuensi Relatif
Frekuensi relative nilai frekuensinya tidak dinyatakan dalam bentuk angkamutlak,  melainkan dalam bentuk persentase (%). Rumusmen cari frekuensi relative adalah :
Maka untuk membuat table distriusi relative (%) adalah dengan mencari frekuensi relative setiap interval kelasnya dulu



     3.4. Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Kurang Dari
Untuk menentukan frekuensi kumulatif kurang dari, menggunakan nilai interval paling kiri (angkamutlak).Lalu dikumulasikan sesuai dengan kategori nilai pada table distribusi frekuensi kumulatif.



KESIMPULAN

Tabel distribusi frekuensi sendiri terbagi atas 3 macam ,yaitu: Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal,Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif, dan Tabel Distribusi Frekuensi Relatif (Tabel Persentase).Berbagai macam penyajian data dalam bentuk tabel ini tidak lain adalah agar data yang telah dikumpulkan dapat lebih tergambarkan dengan jelas dan sistematis.



DAFTAR PUSTAKA
   www.slideshare.com

 

Jumat, 03 Juli 2015

Tugas 7 Bahasa Indonesia : Manfaat Sistem Informasi untuk Perusahaan



Manfaat Sistem Informasi untuk Perusahaan

Sistem informasi merupakan suatu perkumpulan data yang terorganisasi beserta tata cara penggunaanya yang mencangkup lebih jauh dari pada sekedar penyajian (Arifin Setiabudi, 2010). Pemakaian komputer di kalangan perusahaan semakin berkembang. Secara tidak langsung, perusahaan yang telah memanfaatkan teknologi komputer sangat efisien dan efektif dibandingkan perusahaan yang sebagian prosesnya masih dikelola secara manual. Sistem informasi mengurai resiko terjadinya human error dalam perusahaan. Perlu adanya transformasi sistem yang lebih canggih di dalam sebuah perusahaan agar tetap bersaing
.
Sistem informasi adalah salah satu komponen utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Penerapan sistem informasi pada tiap perusahaan tentunya memiliki tujuan yang berbeda. Sistem Informasi bagi setiap perusahaan bersifat unik dan spesifik. Pemanfaatan sistem informasi dalam perusahaan juga berkaitan dengan keunggulan kompetitif untuk meningkatkan kualitas informasi dan pengawasan kinerja perusahaan. Sistem Informasi merupakan alat bantu strategi yang tangguh sebagai daya saing untuk menghadapi kompetisi.

Sistem informasi yang ada di perusahaan antara lain sistem informasi manajemen dan sistem informasi akutansi. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu sistem informasi tertua atau dapat  dikatakan pula suatu aplikasi sistem komputer utama yang pertama untuk mengolah data akuntansi (Satriyo Niti Atmojo, 2013). Bicara tentang sistem informasi pasti berkaitan dengan aplikasi, ERP adalah aplikasi yang banyak digunakan di perusahaan. ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sistem informasi yang diperuntukan untuk perusahaan manufaktur, distribusi maupun jasa yang berperan mengintegrasikan segala aspek operasi (Mikael Rommy Kristianto, 2014). Dengan ERP perusahaan diuntungkan dengan hemat biaya operasional, meningkatkan pendapatan dan menurunkan biaya komunikasi.

Sistem informasi yang baik adalah sistem informasi yang serius dirancang oleh perusahaan untuk mengolah data menjadi informasi. Keputusan yang baik adalah keputusan yang mendatangkan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Hasil yang baik akan mendatangkan keuntungan. Apabila perusahaan selalu mendapatkan hasil yang baik perusahaan dapat memiliki keunggulan bersaing. Dengan demikian, sistem informasi diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.





Daftar Pustaka
 

Setiabudi,Arifin.2014.”Pengertian Sistem Informasi”
http://www.ilmumanajemen.com/ (diakses 2 Juli 2015)

Atmojo,Satriyo Niti.2013.”5 Manfaat Sistem Informasi Akutansi untuk Bisnis”
http://www.omegaakuntansi.com/  (diakses 2 Juli 2015)

Kristianto,Mikael Rommy.2014.” Enterprise Resource Planning (ERP) dan Cloud Computing

http://blog.indonesiancloud.com/ (diakses 2 Juli 2015)